Potret Bikers

All about automotive, photography, gadgets, culinary, & Travel

Sirkuit permanen Kota Blitar, Bukan hanya bualan!!

Sejak dahulu kala, waktu PB masih kerja ikut konsultan bangunan ± th 2006’an kalau nggak salah. Sudah sering dengar adanya, Pemerintah kota Blitar akan memberikan sirkuit permanen di Kota Blitar. Karena terlalu lama isu itu beredar, hingga membuat para pecinta olah raga otomotif (biasa di sebut Balapan.red) menganggap ini hanya sebuah omong kosong semata. Sore tadi mendapat info dari blog RudySoul.com(baru sadar kalau sudah pakai dot.com) baru percaya, kalau Pemerintah Kota Blitar menepati Janjinya. Meskipun waktunya sudah terpaut jauh, dan PB terlanjur meninggalkan Kota Blitar. Hingga mungkin terlambat untuk melihat, atau mengetahui sirkuit ini. Aku ora opo-opo,kawan!! :mrgreen:

Biaya yang di keluarkan, juga tidak sedikit 1,6M. Pict From : www.RudySoul.com

Semoga dengan mengeluarkan kocek yang cukup banyak ini juga, membuat Kota Blitar & sekitarnya bebas dari Balap Liar. Yang sering sekali meresahkan para warga, jadi yang memang punya potensi dan bakat untuk jadi pembalap. Bisa terarahkan dengan profesional, dan tepat pada sasaran. Sirkuit yang di beri nama “Green Park“(menurut sumber link.) ini lumayan cukup bagus dan luas, untuk se ukuran sirkuit permanen daerah kota kecil Blitar.(perhatikan gmbr. dibawah)

Asyik juga sepertinya, sejuk lingkungannya 🙂 Pict From: www.RudySoul.com

Walau terbilang masih belum 100% selesai, project sirkuit ini. Mungkinkah nanti juga akan menjadi tempat serie putaran Indoprix tahun 2014 ini, semoga saja sudah ready jikalau pas waktunya Indoprix di mulai. Sirkuit semacam ini sangatlah penting, untuk di miliki sebuah Kota. Karena kalau sering ada kegiatan, bisa menambah pendapatan daerah. Karena menurut pengalaman yang ada, jika mau mengikuti lomba Balapan begini. Pastinya standby di kota itu, ± 3 hari sebelum gelaran dimulai. Selamat  tinggal sirkuit dadakan Jl. Merdeka -Blitar, hehee… 😆 🙂 😀 :mrgreen:

43 Comments

Add a Comment
    1. patut di contoh oleh daerah2 lain…

    1. Hahaha, begitu adanya mas… 🙂

  1. Beuh,, Ajib banget tuh..
    Semoga Cirebon menyusul..

    1. amin…semoga saja,mas 🙂

    1. itu betul,mas…semga nggak ada lagi BALI…hehee 🙂

    1. maklum,mas…Blitar masih banyak tempat yang sejuk-sejuk 😆

  2. kurang safety juga sirkuitnya kalo buat sport kebanyang kalo hilang kendali loncat ke track bagian lain, saran seharus nya sebelum bikin sirkuit desainya di bicarakan dulu dengan IMI dan pengiat balap lain biar sirkuitnya lebih bermanfaat lagi dan bisa di gunakan berbagai jenis motor minimal sampai sport 250cc bisa turun.

    1. Hehehe, konon katanya sudah diawasi IMI Jatim kok,mas. Dan tak lihat sirkuit ini nggak jauh beda sama Sirkuitnya Jawa Timur yang lebih dulu berdiri(Sirkuit Kenjeran Park) Mungkin memang tidak untuk seKelas Sentul kali ya?? 😆

  3. kok gak kaya yg di sepang ya

    1. wakakka, beda mas…ini bukan sirkuit internasional. Sama Sentul saja juga kalah mungkin 🙂

  4. Selamat tinggal sirkuit dadakan Jl. Merdeka -Blitar,
    ———————-
    loh la kok malah ditinggal to?? 😛

    1. Hahah, namanya sirkuit dadakan(jalan raya yang disulap jadi sirkuit) hehee

    1. iya, sekarang Jatim punya 2 sirkuit permanen 😆

  5. wow ada tikungan 180 derajat ke atas, apa istilahnya ya. Bisa buat cucuk cucukan kayak hohe ma marc. Skil benar benar diuji 😀

    1. tikungan S, kalau nggak salah hehee 😆

  6. wah..baru tau juga 😀
    keren ya..moga2 makin keren dan terdongkrak juga bisnis pariwisata di sana

    1. Amin, semoga saja begitu mbak 😆

      1. sirkut ny dimana mas brow BLITAR nya

        1. di daerah utaranya Makam Bung Karno… 😉

  7. pengen nyoba…
    pasti comunitas cronering pada berbondong” kesana

  8. greenpark bendo gerit
    bupati blitar gaul sukae motocross ma nyanyi
    biasae ngecross n srengat

    1. wow…pantesan saja kok bisa diwujudkan ininya 😉

  9. Mudah2an di th 2015 event motoprix / indoprix bisa singgah di green park Blitar☺

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!

Potret Bikers © 2017 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: