Potret Bikers

All about automotive, photography, gadgets, culinary, & Travel

Bakso Bakar Pak Man – Malang, pedesnya…nendang,bray!!

Jalan-jalan malam di Kota Malang ini sebetulnya sudah pada tgl.20 Mei 2015 kemarin, namun karena sesuatu hal yang sangat menyita banyak waktu. So akhirnya baru kali ini bisa menuliskan pengalaman berburu kuliner gratisan, di Kota Malang bersama kawan-kawan JatimOtoBlog. Yaitu Β juragan “Nyobamoto.com” & juragan “FnCounter.com” yang kebetulan lagi nggak ada acara kesibukan, so ngajakin PB jalan-jalan menikmati kota Malang. Akhirnya diputuskan untuk ke Bakso Bakar Pak Man, di Jl. Diponegoro no.19 A – Malang. Monggo dinikmati, photo-photonya :mrgreen:

Bakso Bakar Pak Man - Malang

Meskipun tergolong kiosnya kecil, namun pengunjungnya ramai juga. Bahkan kemarin masih sampai sana pk.20.15wib saja sudah di usir mau tutup πŸ™ , bukanya mulai siang soalnya. Serta jika baksonya tinggal sedikit, jam berapapun siap-siap tutup kiosnya. Di dinding ruangan kios Bakso ini terpampang beberapa photo selebriti Indonesia, yang tentunya artinya pernah singgah ke kios Bakso Bakar Pak Man ini. πŸ˜‰ So bisa dibilang, cukup terkenal juga nich… πŸ˜€

Bakso Bakar Pak Man

Modelnya penyajian, bisa digolongkan dengan model prasmanan. So kita ambil sendiri-sendiri, apa yang ingin dinikmati dalam semangkok Bakso ini, rata-rata pentol kecil & tahu @Rp.3000,- jadi kemarin sempat kena jebakan, kawan-kawan Malang nggak bilang kalau ada menu susulan yang pentol Bakar ini πŸ™„ terlanjur ambil banyak di mangkok yang pertama :mrgreen:

Ketika duduk mau menikmati menu yang telah diambil, ternyata ada susulan menu “Bakso Bakarnya” dalam mangkok terpisah, yang mana inilah pentol bakarnya dengan bumbu kecap manis+pedesnya nendang,bray!! πŸ™„ Mana semangkok ada 10biji, dengan harga Rp.30.000,- (diluar harga semangkok yang kita ambil sendiri) πŸ˜€

Soal Rasa : Untuk rasanya memang unik ketika menikmati Bakso Bakarnya, apalagi mbakarnya sangat matang sehingga menambah tekstur pentolnya semakin keras. Keras dalam artian bukannya tidak enak, namun berasa lebih kuat tektur dagingnya. Dengan bumbu hanya kecap manis yang sudah dicampur dengan sambal, menambah keunikan tersendiri rasanya. Sampai habis makan, langsung keringat bercucuran. Mungkin untuk yang doyan pedes, menu ini sangatlah cocok bangets πŸ˜‰ . Untuk Bakso yang berkuahnya memang tergolong biasa, menurut PB misal nilai 0-10 PB kasih nilai 7,5 lah πŸ˜‰ Untuk yang pentol bakarnya, PB kasih nilai 8,5 karena keunikan pedesnya yang nendang bikin kejutan πŸ˜†

Demikian kisah jalan-jalan kuliner yang bisa PB persembahkan buat kawan-kawan pecinta kuliner, yang khususnya juga pecinta Bakso dimanapun berada. Kalau untuk sekitaran kota Malang, sepertinya pada sudah ngerti semua kali ya?? Soalnya lumayan terkenal, dengan melihat banyak pelanggan yang ada πŸ˜‰ Thanks πŸ˜€

12 Comments

Add a Comment
  1. Belum pernah nyoba,pengin lah..kapan kapan…

    1. Hehehe…wajib dicoba, biar lebih indah πŸ˜‰

      1. Indah..?? Wah si Indah sdh pergi meninggalkan daku.. *(lho..eh. πŸ˜‰

        1. Loch…malah sudah ditinggal?? πŸ™„ kemanakah gerang si indah pergi??

          1. Tapi tenang wae.sdh ada gantinya.. πŸ˜‰

            1. weloook….ada penggantinya πŸ˜†

    1. Ojo sampai keri,om…mengko ndak garing πŸ˜†

  2. Hmmm… ngga demen bakso, lbh suka mie ayam… kalo mie ayam bakar ada ga yak?

    1. wach, kalau mie ayam bakar malah belum tahu πŸ™„

  3. aq mesti ditilapno…. :-0

    1. wakakakak πŸ˜†

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!

Potret Bikers © 2017 Frontier Theme
%d bloggers like this: