Potret Bikers

All about automotive, photography, gadgets, culinary, & Travel

Kawasaki Versys-X 250 vs Honda CRF 250 Rally, pilih yang mana ?? Tentukan pilihanmu !!

Surabaya – Kebetulan PB sudah mencicipi kedua motor bergenre adventure dari 2 pabrikan otomotif raksasa di Indonesia,  alhamdulillah meskipun belum mencicipi sama-sama jauh. Namun setidaknya sudah bisa membedakan keperuntukanya sesuai porsi dan pengalaman yang sudah PB lakoni dalam test ride kemarin. PB mencoba share senetral mungkin, tanpa ada beban apapun dari kedua belah pihak loch ya 😉 Beneran pure asli dari pengalaman yang sudah PB lakoni 😀 demi membantu jikalau ada kawan-kawan pembaca yang kebetulan mau membeli di antara kedua produk ini, secara sama-sama bergenre adventure. So pastinya ada rasa galau menyelimuti 😆 dengan demikian, setidaknya tulisan ini bisa mencerahkan pilihan secara focus 😀

Harga

Secara harga kedua produk ini bisa dikatakan memang sekelas, artinya tidak terpaut jauh sekali. Jadi bisa disimpulkan, harga masih di rentang 63 jt’an saja, anggap saja yang Kawasaki Versys-X 250 type City. Kawasaki Versys-X 250(City) Rp.64.870.000,- /OTR Surabaya, sedangkan untuk Honda CRF 250 Rally adalah Rp.63.200.000,-/OTR Surabaya. Selisih hanya Rp.1.670.000,- saja, masih bisa dikatakan sekelas. 😀

Mesin

Membahas soal mesin, Kawasaki Versys-X 250 memiliki kubikasi 250cc dengan terbagi 2cylinder. Sedangkan untuk Honda CRF 250 Rally, sama-sama berkelas 250cc namun dengan 1 cylinder.

Dari sini sudah kelihatan berbeda untuk peruntukanya sebetulnya, secara umum sudah bisa di terka jika memang Kawasaki Versys-X 250 tercipta untuk loong ride dengan mengaplikasikan mesin 2 cylinder yang terkenal nyaman di putaran atas.  Artinya torque bisa dikatakan kurang, namun untuk putaran atas dalam menjalani perjalan panjang di aspal mesin model begini yang lebih nyaman 😀

Sedangkan untuk Honda CRF 250 Rally ( CRF = Competition Race Four stroke ), memang menggunakan mesin 250cc 1 cylinder. Artinya harusnya torque atau putaran awal lebih besar ketimbang yang 2 cylinder, namun entah kenapa kemarin waktu nyoba Honda CRF 250 Rally masih berasa smooth untuk putaran awalnya. Apa mungkin karena di negeri aslinya sana, sudah mengaplikasi euro 4 yang tentu saja notabene lebih padet saringan gas buangnya. Yang dilakukan demi lolosnya euro 4 yang biasanya mengakibatkan performa mesin pasti ketahan.

Dari tampang sebenarnya sudah bisa di bedakan loch, antara Honda CRF 250 Rally vs Kawasaki Versys-X 250. Meskipun memang keduanya mengisi ceruk motor jenis sport adventure, yang artinya memang keduanya bisa dikatakan memang nikmat untuk menjelajah. Dalam artian nyaman bisa digunakan untuk menempuh jarak yang panjang, dan tentu saja dengan kondisi jalanan yang beraneka ragam.

Honda CRF 250 Rally sudah mengaplikasikan ban kembang tahu (dual sport), dengan memiliki tampang jangkung khas motor adventure yang biasa digunakan untuk kompetisi Rally Dakar. Memang Honda CRF 250 Rally bisa dikatakan replika, atau turunan dari Honda CRF 450 Rally. Yang sudah terkenal malang-melintang di dunia balap adu ketahanan, yaitu Rally Dakar. Otomatis Honda CRF 250 Rally memiliki potensi lebih nyaman digunakan dalam jalanan non aspal, atau bisa di sebut semi off road. Ya bisa digambarkan jalanan-jalanan yang di gunakan dalam Rally Dakar begitu, jadi jalanan aspalnya sangat minim atau bisa dibilang hampir nihil 😀

Sedangkan Kawasaki Versys-X 250 tentu saja juga memasuki motor sport adventure, yang juga sama-sama nyaman untuk digunakan dalam perjalanan panjang. Namun tentu saja dengan tampang yang dimiliki, atau type body yang dimiliki. Kawasaki Versys-X 250 lebih nyaman digunakan dengan route lebih banyak aspalnya, meskipun tempoe hari juga PB turun kelautan pasir Bromo dengan Kawasaki Versys-X 250 tetap nyaman. Namun kan tetap saja kurang perfect, jika dibandingkan yang sudah mengaplikasikan ban dual sport dan bertype jangkung kaya Honda CRF 250 Rally asli dari pabriknya.

Apakah Kawasaki Versys-X 250 tidak bisa dipakai dijalanan Off Road?? 

kesimpulanya adalah, sebagai berikut :

Tentu saja jawabanya adalah bisa, namun dengan model dan ban yang digunakan saat keluar pabrik (mbahas stadart) . Tentu saja akan jauh lebih nyaman jika digunakan di atas aspal, meskipun kalau diperjalanan tetap saja menemui jalanan yang bisa di bilang semi off road Kawasaki Versys-X 250 tetap laju tanpa menyerah. Akan tetapi kan memiliki prosentasi jikalau Kawasaki Versys-X 250 lebih cocok digunakan dalam penjelahan yang routenya memiliki jalanan aspal lebih banyak. Bisa di gambarkan ibarat dikata 70% aspal, dan 30% ketemu jalanan yang semi off road.

Kecuali sudah mengganti ban dual sport, dsb. Yang nantinya akan melahap jalanan semi off road dengan nyaman, tentu saja itu sudah diluar batas pembahasan standart tentunya 😉  karena motor mengalami perubahan diluar standart pabrik, yang dituntut nyaman oleh pemiliknya sesuai kehendak 😀

Apakah Honda CRF 250 Rally tidak bisa nyaman dipakai dijalanan aspal??

kesimpulanya adalah, sebagai berikut :

Meskipun kemarin PB belum mencoba di atas aspal, saat test ride Honda CRF 250 Rally di bukit Jaddih – Madura. Tetap bisa membayangkan dengan beberapa kali PB memiliki pengalaman jikalau menggunakan type ban dual sport diatas aspal, tentu saja akan bisa dikatakan kurang nyaman. Berasa masih ada geal-geolnya, meskipun tidak separah ketika menggunakan ban motocross atau enduro tulen. Ya bisa di simpulkan masih bisa di toleransi, dengan perbandingan kenyaman 60% dijalanan semi off road atau off road sekalian dan 40% jalanan aspal. Didukung Honda CRF 250 Rally memiliki type body jangkung, tentu saja terlihat lebih nyaman ketika dipakai ajrut-ajrutan di jalan semi off road dan off road.

Meskipun kalau sudah di tangan konsumen, pasti nantinya juga ada yang diganti dengan ban supermoto. Tentu saja Honda CRF 250 Rally menjadi jauh lebih nyaman untuk dipakai di aspal, namun tentu saja ini kan sudah keluar dari standart pabrik. Artinya motor di modifikasi sesuai ke inginan pemilik 😀, kalau seperti ini ya terserah pemiliknya dech 😆

Kalau PB pribadi andaikata ditanya, memilih yang mana antara kedua motor adventure ini? Tentu saja PB akan membeli keduanya, (andaikata mampu) karena keduanya ini memiliki ke istimewaan di alam yang berbeda. Tentu saja andai orang kaya, ya pilih beli dua-duanya. Pas tujuan touringnya akan melewati jalur yang lebih banyak dengan route jalanan semi off road atau off road tentu saja akan menggunakan Honda CRF 250 Rally. Sedangkan pas route tujuanya andai kata lebih banyak melalui jalanan ber-aspal, tentu saja akan menggunakan Kawasaki Versys-X 250. Yang pasti lebih cocok untuk menempuh perjalanan jauh ber-aspal 😉 Thank, semoga menginspirasi 😀

28 Comments

Add a Comment
  1. sengaja saya buka 10 menit gak saya baca….. dan setelah komen ini baru saya baca kang….. gak usah terimakasih,,,,, cukup rokok satu bungkus ya…. wkwkwkwkwk

    1. Lech…jujur sekali anda,Pak-Bapak…. #LemparPutungRokoSebungkus ???

      1. Biyuh malahan…. ngunu kui prayo syemb nan…. :p

        1. Hahahaa, salahe aku ra diajak jalan-jalan nang TulungAgung ogh minggu besok….. 😆

          1. Bukan salah saya pak…. padahal njenengan kados udah dihubungi juga toh? Wkwkwk

            1. Wakakkaa, mengarang….nggak ada yang menCalling saya,pak-bapak 😛

              1. Wah begini nih resiko orang sibuk…. bapak kan sekarang sibuk :p

              2. Iyah, sibuk nunggu telpon yang tak kunjung datang,pak-bapak…. 🙁

              3. Syemb…. bapak bisa saja main drama….

              4. Leh, malah drama….itu real nyatanya, nggak mungkin saya nolak…kalau ada ajakan yang demikian,pak-bapak 🙁

              5. Yaudah… nex time kita ngetril bareng ya…. ajakin saya ke pasuruan #eh

              6. Ach, gak dech….sudah dilupakan pada kesempatan pertama. Selanjutya, ya tunggu saja nanti…. 🙁

  2. yang punya duit beli, yang ngga punya ya udah :mrgreen:

    Apakah New R15 kayak dibeli dengan harganya sekarang ?
    http://rpmsuper.com/apakah-yamaha-new-r15-layak-dibeli/

    1. Yang gak punya, cukup test ride aja kaya sayah…ekekeke???

  3. Pilih Versys untuk Turing sama istri.

    Pilih crf untuk Turing sendirian lari dari kenyataan…..

    ?

    1. Hahahaa, cocok…???

  4. Lak nuruti pingin yo ayas milih Crf rally ae sam, cuma duwene baru iki http://potretbikers.com/2017/03/01/viar-cross-x-berwujud-honda-crf-cukup-keren-nan-menawan-nich/ yo disukuri ae ?

    1. HAHAHAA, suip sam…aku yo malah rung duwe, meskipun replikanya sekalipun???

  5. Kui spion awas mencederai

    1. Aman,pak….sekarang sejak sering latihan “Safety Riding” skill saya memadai, daripada dulu saat masih SMK kesodok spion… 😉

      1. Saya begini saja dah… takut diajak balapan

        1. Safety First,pak…kalau saya nggak berani balapan di Jalan Raya, 7jahitan sudah cukup membuat Trauma.

          **Kalau balapan di tanah berlumpur, ayo aja….. 😉

          1. Saya kmrn bawa Genza ke jalan hutan habis hujan, geol2 pak… tobat

            1. Geal-geol itu malah asyik,pak….bisa semakin mesra dengan si semog loch, ekekeke 😆

              1. Nek motor kopling enak pak, iki matik abuot geol2… sing onok malah tangan kemmeng

              2. Hahaha, walaupun ngetrail pakai motor khusus peruntukanya, yo tetap wae kemeng…cuma namanya OlahRaga, tidak ada yang Tidak melelahkan…xixixixi 😀

              3. Tapi ampun2 nek nmax pak, jajalen wis

              4. wes pak, masio mung 3hari nggawe Nmax lewat dalanan OffRoad tetap saja enjoy kok. Opo mergo biasa luweh soro ya…ekekeke 😆

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!

Potret Bikers © 2017 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: