Tips #Cari_Aman Arus Balik Lebaran: Cara Tetap Fokus dan Hindari Risiko di Jalan

Diposting pada

PotretBikers.com – Belakangan ini memang sudah saatnya arus balik kota dimulai, maka dari itu wajib banget untuk waspada dijalanan. Karena bagaimanapun juga liburan juga melelahkan, meskipun itu tidak kita sadarai scara langsung. Maka dari demikian Memasuki periode arus balik Lebaran, mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal meningkat, termasuk pengguna sepeda motor yang kerap membawa barang bawaan tambahan. Kondisi ini perlu diimbangi dengan kesiapan berkendara yang aman dan nyaman.

β€œ Arus balik memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi. Kami mengimbau pengendara untuk selalu waspada, menjaga fokus, dan mengutamakan keselamatan agar tetap #Cari_Aman selama perjalanan,” ujar Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.

PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan menerapkan kampanye #Cari_Aman selama perjalanan arus balik.

Untuk mendukung keselamatan berkendara, pengendara diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk menentukan rute dan waktu tempuh. Istirahat secara berkala setiap dua jam sangat disarankan dengan memanfaatkan fasilitas Bale Santai Honda yang tersedia di beberapa lokasi, serta rest area, SPBU, atau tempat aman lainnya saat merasa lelah atau mengantuk.

Selain itu, pastikan sepeda motor dalam kondisi prima dengan melakukan pengecekan di AHASS terdekat. Selama periode Lebaran, layanan AHASS Siaga dan AHASS Siaga+ hadir di sejumlah titik di Jawa Timur guna memberikan kemudahan bagi konsumen.

Penggunaan perlengkapan berkendara seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu juga menjadi hal wajib untuk meminimalkan risiko cedera.

β€œDengan persiapan yang baik dan perilaku berkendara yang aman, diharapkan masyarakat dapat kembali ke kota asal dengan selamat dan nyaman sesuai prinsip #Cari_Aman,” ujar Hari Setiawan, Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim.

Pengendara juga perlu memperhatikan barang bawaan agar tidak melebihi kapasitas dan tidak mengganggu keseimbangan kendaraan. Barang harus diikat dengan baik serta tidak menutupi lampu maupun plat nomor.

Selain itu, kewaspadaan terhadap kepadatan lalu lintas, potensi rekayasa jalan seperti contra flow dan one way, kondisi cuaca yang tidak menentu, serta kondisi jalan dan pengguna jalan lainnya juga menjadi faktor penting selama arus balik. Thanks πŸ™‚

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!