Jalur Busway masih menjadi rute Favorit

oleh -16 views

Masih dalam rangkaian acara yang dikemas kemarin, dalam rangka jalan-jalan untuk ke Jakarta selama 2 hari 1 malam. PB mencoba memperhatikan yang namanya jalur khusus lintasan Busway, dimana menjadi topik terhangat saat ini. Sudah santer terdengar kalau untuk yang melanggar memaksa masuk lintasan khusus Busway akan di pindana dengan denda yang tidak sedikit. Serta sudah beberapa banyak yang kena tilang, namun tetap saja sepertinya masih tak jera.

img_5658-copy

Itu para rombongan pelanggar :mrgreen: .
Itu para rombongan pelanggar :mrgreen: .

Tepat waktu melintasi area Mangga II – Jakarta, masih banyak sekali pelanggaran yang dilakukan oleh kendara-kendara mobil, motor, dan angkutan umum lainya. Mereka tetap saja masuk melintasi jalur khusus Busway, rupanya efek tilang masih tetap belum membuat mereka jera. Seperti sudah seringkali dibaha oleh Kang FN.Counter. Namun saat melintasi jalanan Jakarta sendiri, PB mendapatkan kenyataan yang bener-bener semrawut.

img_5664-copy

Motorpun tak kalah ketinggalan… :D .
Motorpun tak kalah ketinggalan… 😀 .

Apa ya, kira-kira yang bisa membuat mereka sadar akan kalau ini adalah tindakan salah??. Serta tidak pada tempatnya, hemss..anehnya Indonesia kala ada orang yang salah, belakangnya justru ikutan melakukan kesalahan juga. :mrgreen:

18 thoughts on “Jalur Busway masih menjadi rute Favorit

  1. Jiah… kok masih tetap bandel gitu ya. Pembatasnya harus 1 meter biar nggak bisa dilewatin tuh…

  2. wiih…ruwetnya transportasi di jakarta…saking macetnya,pengendara nggak ada pilihan laen kecuali menerobos jalur bus way…pemrov kudu cepet2 merealisasikan transportasi umum yang nyaman untuk warga jakarta. biar pengguna jalan mau menggunakan bus way ato transportasi umum lainnya.

  3. Salah memang, tp ane juga kadang melakukannya, sadar bgt itu salah.
    Tp jakarta… Oh jakarta…
    Macetnya udah hampir stuck…
    Binatang aja kalau terdesak akan mencari jalan nekat…
    Mungkin ane memang berkelakuan binatang… Macet, berjaket, kepanasan, pk helm diatas 1,5jam bikin ane jd nekat, meskipun ane udah berusaha sabar…..
    Ane rasa kaum R2, R4 semua merasakannya… Jika driving or riding diatas 1,5jam dan macet, pasti akan nekat, belum lagi macet dan panas,
    jika boleh milih, ane ga mau cari duit d jakarta….
    D*mn tp penghasilan selain dikampung ga sebesar dijakarta.
    Solusi kemacetan jakrta adalah pemerataan pembangunan.
    Busway,monorail,subway dll…
    Cuma hanya solusi sesaat.
    Kalo pemerataan belum terjadi, pasti akan macet lg.
    Thats my curcol…. Piss

    1. Siep,mas….semoga lekas bisa lepas dari keadaan seperti itu. Saya juga mengalami hal yang sama, namun masih sebatas kemacetan Surabaya, betul banget kalau didesa penghasilan tak sebanding dengan kota…. 😀

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!