PotretBikers.com – Ada yang bilang jika riding malam itu seru, adapula yang menghindari riding malam karena terlalu bahaya, ngantuk dan sebagainya. Apalagi Berkendara menggunakan sepeda motor pada malam hari menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, baik untuk perjalanan pulang setelah beraktivitas, berkumpul bersama teman dan keluarga, maupun melakukan perjalanan ke luar kota. Namun, berkendara pada malam hari membutuhkan perhatian lebih karena kondisi jalan dan lingkungan berbeda dibandingkan saat siang hari.
“ Edukasi keselamatan berkendara menjadi bagian penting dalam mengajak masyarakat untuk semakin memahami risiko berkendara di berbagai kondisi, termasuk saat berkendara pada malam hari yang membutuhkan perhatian dan kewaspadaan lebih tinggi. Melalui edukasi safety riding, kami terus mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan berkendara yang aman dalam berbagai kondisi. Riding malam merupakan salah satu aktivitas yang cukup sering dilakukan masyarakat, sehingga penting bagi pengendara untuk memahami kondisi diri, kendaraan, maupun lingkungan sekitar agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.
Minimnya pencahayaan, jarak pandang yang lebih terbatas, hingga kondisi tubuh yang mulai lelah setelah beraktivitas seharian dapat memengaruhi konsentrasi pengendara. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan dan persiapan yang lebih baik agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
“ Sejumlah tips yang dapat diterapkan pengendara saat melakukan riding pada malam hari. Riding malam memiliki tantangan tersendiri karena kondisi pencahayaan dan jarak pandang yang berbeda dengan siang hari. Pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik agar tetap #Cari_Aman selama perjalanan,” kata Hari Setiawan, Instruktur Safety Riding Honda PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim).
- Pertama, pastikan kondisi tubuh tetap prima. Riding malam membutuhkan konsentrasi yang baik. Setelah beraktivitas seharian, tubuh bisa mengalami kelelahan atau mengantuk yang dapat menurunkan fokus saat berkendara. Jika mulai merasa lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri dan segera mencari tempat aman untuk beristirahat.
- Kedua, pastikan sistem pencahayaan sepeda motor berfungsi dengan baik. Lampu utama, lampu rem, dan lampu sein memiliki peran penting untuk membantu pengendara melihat kondisi jalan sekaligus membuat keberadaan kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain. Pastikan seluruh lampu berfungsi sebelum melakukan perjalanan.
- Ketiga, kurangi kecepatan dan tingkatkan kewaspadaan. Pada malam hari, jarak pandang pengendara menjadi lebih terbatas sehingga waktu untuk merespons kondisi di depan juga dapat berkurang. Sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan hindari melakukan manuver secara tiba-tiba.
- Keempat, jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Jarak pandang yang terbatas pada malam hari membuat pengendara perlu memiliki ruang yang cukup untuk melakukan pengereman apabila kendaraan di depan berhenti atau terjadi kondisi yang tidak terduga.
- Kelima, waspadai pengguna jalan lain dan kondisi sekitar. Pengendara perlu memperhatikan keberadaan pejalan kaki, pesepeda, kendaraan yang keluar dari persimpangan maupun area permukiman, serta kondisi jalan seperti lubang, genangan, atau permukaan jalan yang tidak rata.
- Keenam, gunakan perlengkapan berkendara yang tepat. Selalu gunakan helm SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Penggunaan perlengkapan dengan elemen yang mudah terlihat juga dapat membantu meningkatkan visibilitas pengendara, terutama ketika berada di jalan dengan pencahayaan minim.
Menurutnya, keselamatan berkendara perlu menjadi kebiasaan yang diterapkan setiap kali menggunakan sepeda motor, bukan hanya ketika melakukan perjalanan jauh. Dengan memahami potensi risiko dan mempersiapkan diri dengan baik, pengendara dapat berkontribusi menciptakan budaya berkendara yang lebih aman di jalan.
“ Selain memperhatikan kondisi kendaraan, pengendara juga perlu memahami batas kemampuan diri. Jangan memaksakan berkendara ketika mengantuk atau terlalu lelah. Jika kondisi tidak memungkinkan, lebih baik beristirahat terlebih dahulu agar dapat kembali berkendara dengan kondisi yang lebih siap,” tutup Hari.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan kondisi diri maupun sepeda motor, aktivitas riding malam dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman. Tetap fokus, waspada, dan selalu #Cari_Aman setiap berkendara. Thanks 🙂






