PotretBikers.com – Tepat pada tgl.19 AGustus 2026 dengan mengambil tempat di Legacy Ballroom, yang berada di Jl. Raya Kupang Indah No. 33-37, Surabaya. Press Conference GIIAS 2026 telah sukses di gelar, dengan dihadiri oleh Kawan-kawan Media Surabaya dan sekitarnya. Adapun dalam acara tersebut dihadiri oleh pembicara yang terhormat Bp. Eddy Sumedi, selaku Sekretaris I GAIKINDO, Bp. Abiyoso Wietono, Project Director GIIAS The Series dan perwakilan dari Astra Financial.
” Pameran di Surabaya bertujuan untuk memperluas pasar otomotif nasional sekaligus memanfaatkan potensi besar Jawa Timur. Jawa Timur memiliki peran yang sangat penting bagi penjualan kendaraan nasional. Hal ini terlihat dari data penjualan mobil hingga April 2026, di mana Jawa Timur konsisten berada di posisi ketiga nasional dengan angka penjualan mencapai 25.228 unit atau menyumbang 9,1% dari total penjualan nasional,” ujar Kukuh Kumara, Sekretaris Umum GAIKINDO.
Setelah sukses menggelar pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di BSD Tangerang pada 30 Juli hingga 9 Agustus lalu, rangkaian pameran GIIAS akan berlanjut ke Kota Surabaya. Pameran GIIAS Surabaya 2026 siap digelar selama lima hari, mulai tanggal 26 hingga 30 Agustus 2026 di Grand City, Surabaya. Selama sepuluh tahun terakhir, Surabaya selalu menjadi kota tujuan penting bagi penyelenggaraan GIIAS. Pameran ini menjadi ajang utama untuk mengenalkan berbagai perkembangan teknologi otomotif terbaru kepada masyarakat Jawa Timur.
Ditambahkan lagi bahwa potensi pasar yang kuat tersebut terbukti dari besarnya populasi kendaraan di wilayah ini. Berdasarkan data BPS yang diperbarui pada 23 Februari 2026, Jawa Timur merupakan daerah dengan jumlah mobil penumpang terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 5,58 juta unit.
“ Angka ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Jawa Timur memiliki daya beli, minat, serta kebutuhan yang sangat tinggi terhadap kendaraan roda empat. Hadirnya GIIAS Surabaya 2026 menjadi jawaban langsung untuk memenuhi kebutuhan pasar yang sangat besar tersebut,” tambah Kukuh.






