Langkah pemulihan ini melanjutkan kehadiran AHM dalam mendampingi masyarakat sejak masa tanggap darurat pasca gempa yang melanda NTT pada bulan Agustus hingga awal Oktober. Yayasan AHM bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyalurkan bantuan kebutuhan dasar secara bertahap berupa sembako, selimut, obat-obatan, dan vitamin kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai dan Sikka (17-19/8).

Dukungan kemanusiaan juga diperkuat melalui kolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut mencakup perlengkapan ibadah, perlengkapan sekolah, perlengkapan nelayan untuk mendukung pemulihan mata pencaharian, penyediaan paket makanan bergizi setiap hari selama tujuh hari, paket sembako untuk dapur umum, serta air bersih bagi warga yang mengalami keterbatasan akses air pascabencana.
Perkuat Ekosistem Pesisir
Melengkapi kepedulian dalam pemulihan sosial, kesehatan, dan lingkungan di NTT, Yayasan AHM bersama PT Mitra Pinasthika Mulia, jaringan main dealer sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan NTT, serta Yayasan Pemuda Konservasi Indonesia memperkuat ekosistem pesisir melalui penanaman 10.000 bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa di Loh Sebita, Taman Nasional Komodo (5/10).
Penanaman ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir di kawasan Pulau Komodo. Mangrove berperan penting sebagai pelindung pesisir, penyimpan karbon biru (blue carbon), serta habitat berbagai biota di kawasan yang menjadi rumah bagi komodo, satwa endemik Indonesia. Rehabilitasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam merawat lingkungan pesisir.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dengan Balai Taman Nasional Komodo, Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Manggarai, SMP Negeri 4 Satap Pulau Komodo, Desa Komodos, serta masyarakat sekitar.
Melalui upaya ini, Yayasan AHM berkomitmen menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian habitat komodo agar kekayaan alam Pulau Komodo tetap terpelihara bagi generasi mendatang.






