
“ Awalnya saya ingin belajar berkendara yang benar, tetapi selama mengikuti proses pembinaan saya semakin memahami bahwa pelajar juga bisa menjadi contoh bagi teman-teman di sekitarnya. Pengalaman di Cari Aman Academy membuat saya semakin percaya diri untuk menyampaikan pesan keselamatan berkendara kepada teman-teman di sekolah,” ujar Deca Aulia Putri dari SMK Islam Krembung menjadi salah satu peserta yang mengikuti proses pembinaan tersebut. Dalam kompetisi nasional, ia mampu menunjukkan kemampuan pada aspek Knowledge, Skill, dan Creativity hingga berhasil meraih Juara 1 kategori Agent.
Sementara itu, Mahendra Hayu Alfiyansah dari SMAN 1 Sumberpucung berhasil meraih Juara 1 kategori Task Force melalui kemampuan dan perannya dalam mendukung edukasi keselamatan berkendara. Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan SMAN 1 Sumberpucung meraih Juara 2 kategori Best School. Sementara itu, SMK Islam Krembung meraih Juara 3 kategori Best School, memperkuat pencapaian sekolah binaan MPM Honda Jatim dalam mendorong budaya keselamatan berkendara di lingkungan pendidikan.
Dari Pembinaan Sekolah Menuju Kompetisi Nasional
Perjalanan menuju Cari Aman Academy 2026 dimulai melalui program pembinaan yang dilakukan MPM Honda Jatim bersama sekolah binaan. Pada Agustus–September 2026, MPM Honda Jatim menggelar Cari Aman Academy Bootcamp sebagai tahap pembekalan sekaligus seleksi peserta sebelum melanjutkan ke tingkat nasional.
Dalam proses tersebut, peserta mendapatkan materi keselamatan berkendara sekaligus kesempatan mengasah kemampuan menyampaikan edukasi melalui kompetisi public speaking #Cari_Aman 5P+. Peserta tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi juga mampu menyusun pesan, membangun komunikasi dengan audiens, serta menyampaikan edukasi secara menarik dan mudah dipahami.
Selain pembekalan teori, peserta juga mendapatkan pengalaman praktik yang mendukung kemampuan keselamatan berkendara. Pada kompetisi nasional, kemampuan peserta kemudian diuji melalui tiga aspek, yakni Knowledge, Skill, dan Creativity.
Aspek Knowledge mencakup ujian teori dan kemampuan menjelaskan perilaku berkendara aman. Pada aspek Skill, peserta diuji melalui keterampilan braking, slalom, dan keseimbangan statis menggunakan sepeda motor Honda BeAT. Sementara itu, aspek Creativity menguji kemampuan peserta dalam merancang aktivitas kreatif untuk menyampaikan pesan keselamatan berkendara kepada lingkungan sekitar.
Keberhasilan para perwakilan Jawa Timur meraih prestasi di tingkat nasional menjadi capaian tersendiri bagi MPM Honda Jatim dalam menjalankan edukasi keselamatan berkendara yang tidak berhenti pada penyampaian materi. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, pelajar dan guru didorong untuk menjadi penggerak keselamatan berkendara di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui pencapaian ini, MPM Honda Jatim terus memperkuat komitmennya dalam membina sekolah dan generasi muda agar tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat #Cari_Aman di lingkungan masing-masing. Thanks 🙂






