Karya XMAX milik Haji Usman Verdank menjadi salah satu contoh kreativitas peserta yang terus berkembang di ajang CustoMAXI. Perpaduan identitas lokal, ubahan kaki-kaki, dan teknologi motorized menunjukkan bagaimana para pemilik MAXI Yamaha menjadikan modifikasi sebagai sarana mengekspresikan hobi sekaligus gaya hidup mereka.
Airbrush Sultan Hasanuddin, Angkat Identitas Sulawesi Selatan
Pada bagian body cover, XMAX milik Haji Usman Verdank mendapat sentuhan airbrush yang tidak biasa karena menampilkan gambar Sultan Hasanuddin. Sosok pahlawan nasional yang dikenal sebagai “Ayam Jantan dari Timur” tersebut menjadi elemen visual yang kuat sekaligus simbol kebanggaan terhadap Sulawesi Selatan.
Sentuhan kedaerahan ini memberi cerita tersendiri pada tampilan motor. Di tengah ubahan bergaya modern, figur Sultan Hasanuddin menghadirkan identitas lokal yang membuat karya tersebut semakin khas. Sejumlah part body cover berbahan karbon pun turut dipasang untuk melengkapi detail modifikasinya.
Lengan Ayun Tunggal dan Velg Custom Berukuran Mobil
Beralih ke sektor kaki-kaki, ubahan yang dilakukan terbilang ekstrem. Area depan maupun belakang menggunakan lengan ayun tunggal, dipadukan dengan velg berukuran mobil serta ban gambot yang membuat tampilan XMAX semakin mencolok.
Menariknya, palang velg dibuat secara custom melalui proses CNC secara mandiri. Detail ini memperlihatkan keseriusan pengerjaan dalam menghadirkan komponen yang sesuai dengan konsep modifikasi motor.
Suspensi depan dan belakang juga telah menggunakan sistem air suspension. Melalui sistem tersebut, ketinggian motor dapat diatur naik maupun turun secara mudah, sekaligus menjadi salah satu atraksi yang menarik perhatian saat motor ditampilkan di arena kontes.






