All New Honda CRF150L jian josss…diajak trabas di Bukit Budug Asu ( Kebun Teh – Singosari )

oleh

Surabaya – All New Honda CRF150L memang bagaikan obat bius tersendiri bagi kaum pecinta Offroad, apalagi untuk kelas pemula seperti PB begini. Kapan hari memang PB sudah sempat untuk test ride All New Honda CRF150L di Bromo, artikel bisa dibaca disini ( KLIK ). Pada tgl.25 Januari 2017 kemarin PT. MPM ( Mitra Pinasthika Mulia ) selaku main dealer Honda motor untuk wilayah Jatim – NTT. Memberikan kesempatan untuk kedua kalinya dalam mencoba ketangguhan All New Honda CRF150L, namun kali ini bisa dikatakan test ride yang sesungguhnya. Sesuai dengan peruntukannya terciptanya All New Honda CRF150L, yuk simak cerita lengkapanya 😉

Memang untuk PB sendiri trabas di bukit Budug Asu yang lebih tepatnya Kebun Teh yang berada di kawasan Desa Toyomarto kecamatan Singosari – Kab. Malang – Jatim. Bukan untuk pertama kalinya, jadi setidaknya sudah mengerti bagaimana gambaran jalur yang akan di lalui. Berbagai persiapan telah di lakukan beberapa hari sebelumnya, termasuk fisik untuk dijaga dalam kondisi fit dan juga melakukan pelatihan fisik lainya 😆 . So begitu di hadapkan dengan jalanan yang begitu terjal, tak ada masalah sama sekali. Apalagi dengan unit All New Honda CRF150L, yang masih kinyis-kinyis.

Bukti kekejaman Bukit Budug Asu ( dikala musim hujan ) , unit ini yang di pakai PB 😆 . *Thanks to OtoBalancing.net atas photo-photonya 😀

Awalnya mendapatkan informasi jika akan masuk jalur berdurasi sekitar ±3 jam saja, namun ternyata jauh lebih seru dengan adanya peserta dari Blogger dan Media yang ikut di dalamnya serta beberapa perwakilan dari PT.MPM yang notabene bisa dibilang baru pertama kalinya ikut trabas. Berangkat pk.10.30wib menuju jalur untuk mencapai bukit Budug Asu, ternyata bisa finish kembali sampai di titik Start tadi sudah ± pk.16.00wib. Jiaan josss,wess!! Karena disaat musim hujan begini, jalur bukit Budug Asu menjadi lebih kejam daripada ketika musim kemarau 😆 Mulai dari bebatuan yang terjal, dipadu dengan beberapa genangan lumpur yang semakim membuat ban kehilangan traksi di atas bebatuan dan juga beberapa tanjakan yang cukup menantang ada disana.

PB on Action di atas All New Honda CRF150L
Kesimpulan yang dirasakan ketika mengendarai All New Honda CRF150L

Alhamdulillah, PB bisa dibilang hampir nihil jatuh. Meskipun sebetulnya medanya jalur tak semudah yang di bilang para mastah offroader, apalagi bagi kami yang bisa terbilang sangat masih pemula ini. Jalur bukit Budug Asu tak bisa diremehkan sama sekali, banyak kejutan-kejutan yang dihidangkan. Namun over all tak ada masalah dengan All New Honda CRF150L, baik di mesin ataupun juga suspensi dan handling yang ada. Sebagai catatan saja, unit All New Honda CRF150L yang PB gunakan adalah full 100% standart baik di mesin, kaki-kaki,dsb. Kacuali hanya melepas spion dan selebor belakang saja.  Cukup jangan lupa kurangi angin di ban, ketika dihadapkan dengan jalur yang cukup licin. Agar ban dapat traksi yang cukup baik, karena memang ban standart All New Honda CRF150L belum full offroad. Karena pastinya yang beli All New Honda CRF150L masih digunakan di atas aspal, so tetap nyaman nggak terlalu gliyut-gliyut ketika diajak ngaspal.

Bagaimana Power dari All New Honda CRF150L untuk menanjak ?

Power yang dimiliki dari All New Honda CRF150L dengan mesin 4-Langkah, SOHC, Satu Silinder yang berkemampuan memuntahkan power 9,51 kW(12,91 PS)/8.000 rpm dan Torque 12,43 Nm(1,27 kgf.m)/6.500 rpm. Tak ada masalah ketika melahap setiap tanjakan di jalur Budug Asu kemarin, nggak ada istilah nggak kuat. Kalaupun harus di tarik atau di dorong, itu karena salah tekhnik saja. Sehingga menyebabkan roda terlanjur spin, karena kawan-kawan banyak yang entah lupa atau memang nggak mau ngurangi tekanan angin di Ban. Yang pasti untuk PB sendiri jarang spin, kecuali sudah terkena lumpur dalam. So untuk power All New Honda CRF150L dengan injeksi, tak ada masalah apapun saat di ajak melahap jalur di Budug Asu.

Bagaimana Suspensi dari All New Honda CRF150L untuk  njalur ?

Sebagai motor dual purpose All New Honda CRF150L yang sudah di lengkapi dengan suspensi depan up side down (usd) dan monoshock belakang dengan system pro-link. Sangat cukup nyaman untuk digunakan dalam melahap jalur Budug Asu yang notabene sangat di dominasi dengan bebatuan terjal ( bisa dlihat dalam beberapa photo diatas). Baik dalam slow speed ataupun juga high speed, tak ada kendala sama sekali. Tetap mudah dalam mengcounter agar tidak terjatuh karena bebatuan besar yang bergeser ketika di lindas roda.

Terus apa kekurangan dari All New Honda CRF150L untuk  njalur ?

Kalau dibahas kelebihanya saja, kurang lengkap dong. So apa saja yang kurang dari All New Honda CRF150L, kekuranganya sebetulnya tidak terlalu signifikan untuk motor dual purpose yang dihargai cuma 32jt’an ini. Mungkin untuk yang suka performa perfect atau bengis, cukup mengganti knalpot free flow dan mapping ulang ECU PB rasanya sudah ciamik banget powernya kok. Sama mengganti Ban dengan merk premium, seperti Maxxis, Kenda, Pirreli,dsb. Agar lebih menggigit ketika diajak mainan lumpur dan juga bebatuan, so jangan lupa memilih type Ban Intermediate (Bisa dipakai Basah dan Kering).

Untuk lebih lengkapnya bagaimana gambaran saat All New Honda CRF150L ketika diajak trabas jalur bukit Budug Asu, nantikan videonya ( on proses editing ) maklum laptop jadul :mrgreen: . Empot-empotan saat diajak kerja keras, 😆  Thanks. Semoga menginspirasi,kawan!! 😀

 

 

Follow Me On :
Instagram     : potretbikers
FansPage     : PotretBikers
FaceBook     : Gesang Potret Bikers
Twitter          : @gesang86
E-mail           :gesanghidayat@gmail.com
WhatsApp   : 081 290 2727 00
BBM             : D66D69DA

14 thoughts on “All New Honda CRF150L jian josss…diajak trabas di Bukit Budug Asu ( Kebun Teh – Singosari )

    1. Wenak pol…njajal takonono dulurmu seng omahe kulonmu,pak. Kae wes nyoba njalur disit dewe malahan 🙁

    1. Loch, katanya semua area main dealer sudah…justru Jatim aling tertinggal, menurut informasi yang kemarin 😉

    1. loch, kalau demikian…biasanya ada susulan, semacam saat ini. Dulu awalnya saya juga cuma 2x putaran saja di Bromo ( dalam sirkuit buatan )

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!