PotretBikers.com – Dewasa ini paling penting memang mampu mengurangi angka pengangguran yang dengan cara mendirikan usaha, seperti Lulusan SMK Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda tidak hanya memiliki peluang berkarier di jaringan AHASS maupun industri otomotif. Berbekal kompetensi yang diperoleh selama di bangku sekolah, banyak alumni yang kini berhasil membangun usaha bengkel secara mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
” Keberhasilan para alumni tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha. Program TSM Honda tidak hanya menyiapkan lulusan yang siap bekerja di jaringan AHASS maupun industri otomotif, tetapi juga membekali mereka untuk menjadi wirausaha. Melalui pembinaan AHYPP, alumni mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan usahanya. Inilah wujud komitmen MPM Honda Jatim menghadirkan semangat Sinergi Bagi Negeri dengan mencetak lulusan yang kompeten, mandiri, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar M. Bondan Priyoadi, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim.
Rudi Setiawan, alumni SMKN 1 Baureno Bojonegoro, dan M. Abdul Latif, alumni SMK Taruna Balen Bojonegoro, merupakan contoh lulusan SMK TSM Honda binaan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) yang berhasil membangun usaha bengkel secara mandiri. Berbekal kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan, keduanya kini mengembangkan usaha bengkel dan menciptakan lapangan pekerjaan di daerahnya masing-masing.
Dalam perjalanan mengembangkan usahanya, keduanya juga mendapatkan pembinaan melalui Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP) dari Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM), yang memberikan pendampingan mulai dari penguatan manajemen bengkel, pelayanan pelanggan, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, hingga pengembangan model bisnis agar usaha semakin berkembang dan berkelanjutan.
” Kami berharap kisah para alumni ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa SMK binaan Honda bahwa peluang setelah lulus sangat terbuka. Selain berkarier di industri otomotif, mereka juga memiliki kesempatan menjadi wirausahawan yang mampu membuka lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat Sinergi Bagi Negeri akan terus kami wujudkan melalui pengembangan pendidikan vokasi yang berdampak nyata,” tutup Bondan.






