Rudi Setiawan, alumni SMKN 1 Baureno Bojonegoro sekaligus pemilik bengkel, mengaku bekal kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di TSM Honda menjadi modal penting dalam membangun usahanya. Pendampingan melalui AHYPP juga membantunya mengembangkan usaha agar semakin profesional.

“ Selama belajar di TSM Honda, saya tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga dibiasakan dengan budaya kerja industri dan kedisiplinan. Bekal tersebut sangat membantu saat memulai usaha bengkel sendiri. Melalui AHYPP, saya juga belajar bagaimana mengelola usaha dengan lebih baik, mulai dari pelayanan kepada pelanggan hingga pengembangan bisnis. Saya berharap semakin banyak lulusan TSM Honda yang berani membuka usaha sendiri karena peluangnya sangat terbuka,” ungkap Rudi.
Program AHYPP merupakan salah satu bentuk dukungan Yayasan Astra Honda Motor dalam mendorong lahirnya wirausaha muda dari lulusan pendidikan vokasi. Selain mendapatkan pembinaan, para peserta juga memperoleh pendampingan untuk meningkatkan daya saing usaha sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi diri sendiri maupun masyarakat di sekitarnya.
Hingga saat ini, terdapat enam alumni SMK binaan MPM Honda Jatim yang mengikuti program AHYPP dan memperoleh pembinaan untuk mengembangkan usaha bengkelnya. Keenam UMKM muda tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, yaitu Bintang Motor (Ponorogo), Kulon Omah Garage (Malang), Candra Jaya (Pasuruan), Restu Motor (Malang), AD Bengkel Motor (Bojonegoro), dan Reyhan Jaya Motor (Bojonegoro). Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa lulusan TSM Honda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui usaha yang dibangun secara mandiri. Thanks ๐






