Ditengahnya masyarakat Indonesia, yang konon katanya sudah merdeka negerinya. Namun ternyata masih saja ada disisi lain kemerdekaan yang miris untuk dijalani, contohnya adalah masyarakat yang berada di sekitarΒ Desa Suro, Ngemplak, Boyolali dan Desa Bolon, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah ini. Karena setiap harinya harus berjibaku dengan mempertaruhkan nyawa dalam setiap aktifitas keseharianya, lihat saja photo dibawah ini (Biarlah photo yang berbicara) :

Sejumlah pelajar dengan bersepeda melintasi jembatan gantung yang membahayakan ini. Mereka terpaksa menempuh risiko, karena jika melewati jalan yang lebih aman harus memutar sejauh sekitar 10 km/Foto: Ganug Nugroho Adi. (Solografi.com) Photo pinjem dari : simomot.com

Seorang pelajar mendorong sepeda motor yang tiba-tiba mogok di atas jembatan/Foto: Ganug Nugroho Adi. (Solografi.com) Photo pinjem: simomot.com

Kesibukan di atas jembatan pada pagi hari/Foto: Ganug Nugroho Adi. (Solografi.com) Photo pinjem : simomot.com

Sangat di butuhkan nyali yang sangat besar untuk melewati akes tersebut, pasalnya dibawahnya ada jurang(sungai dengan kedalaman Β±10meter). Meskipun ada jalan yang lebih aman untuk di lalui, namun harus memutar sejauh 10km. Maka dari itu masyarakat memilih lewat jalan pintas tersebut, dengan resiko yang sangat besar. Kalau PB suruh melalui jalan itu, sudah pasti mules…(takut ketinggian) hehehe πŸ˜‰ #Gimana, kawan?? ada yang tertarik mencoba?? πŸ˜‰

About these ads