PotretBikers.com – Kembali menghelat ajang kompetisi yang bergengsi, kali ini PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, menggelar 30th Astra Honda Motor Technical Skill Contest (AHM-TSC) Regional Jatim & NTT di MPM Learning Centre, Sidoarjo pada 20–21 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga sekaligus meningkatkan kualitas layanan purna jual di jaringan AHASS.
“ Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memastikan standar layanan teknisi dan service advisor Honda agar tetap terjaga dan terus berkembang. Kami ingin melahirkan insan layanan baik teknisi maupun service advisor yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki semangat melayani dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan konsumen yang semakin dinamis,” ujar M. Bondan Priyoadi, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim.
Kompetisi ini menjadi ajang kalibrasi keterampilan teknisi dan service advisor Honda dalam menghadapi teknologi sepeda motor yang semakin canggih. Seleksi awal diikuti oleh 1.262 teknisi dan 371 service advisor dari 694 AHASS, sebelum akhirnya 20 teknisi dan 20 service advisor terbaik berlaga di babak final Regional Jatim & NTT.
Memasuki penyelenggaraan ke-30, ajang ini menjadi wadah uji kompetensi sekaligus apresiasi bagi insan teknisi dan service advisor terbaik Honda. Para peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi berjenjang dari tingkat AHASS Qualification hingga Final Main Dealer dengan standar penilaian yang ketat dan terukur.
Kompetisi mempertandingkan dua kategori utama, yakni Teknisi dan Service Advisor. Seluruh finalis diuji melalui serangkaian tahapan mulai dari teori, praktik meja, trouble shooting, studi kasus, hingga role play pelayanan konsumen. Setiap aspek penilaian dirancang untuk merepresentasikan tantangan nyata di lapangan, mencakup akurasi diagnosis, efisiensi kerja, keselamatan, serta kualitas pelayanan kepada konsumen.
Selain menjadi ajang kompetisi, AHM-TSC Regional Jatim & NTT juga berfungsi sebagai sarana kalibrasi kompetensi dan penyelarasan standar layanan di seluruh jaringan AHASS. Hal ini sejalan dengan upaya Honda untuk terus menghadirkan layanan purna jual yang konsisten, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi sepeda motor.






