Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung Resmi Meluncur, Ini Keunggulannya!

Diposting pada
 
Mesin V8 Biturbo AMG 4.0 Liter dengan Tenaga 646 hp
Mesin V8 biturbo AMG M177 EVO berkapasitas 4,0 liter yang telah dikembangkan secara menyeluruh merupakan komponen utama yang menentukan karakter Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung. Output sebesar 646 hp (475 kW) tercermin dalam penamaan model ini. Torsi maksimum mencapai 850 Nm dan tersedia pada rentang putaran mesin yang luas, yaitu 2.500 hingga 4.500 rpm.

Poros engkol flat-plane pada mesin ini mengurangi massa berputar, meningkatkan karakteristik putaran mesin, serta menghasilkan respons pedal akselerator yang sangat cepat. Karakter tersebut semakin didukung oleh pemetaan mesin yang dikembangkan secara khusus.
Untuk menjaga stabilitas suhu dalam kondisi ekstrem, mesin V8 ini menggunakan tiga sistem pendinginan terpisah: satu sirkuit suhu tinggi untuk mesin dan dua sirkuit suhu rendah untuk pendinginan udara masuk, oli transmisi, serta komponen 48 volt. Pada Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung, sistem tersebut telah disempurnakan untuk menghadapi berbagai kondisi penggunaan ekstrem, mulai dari penggunaan intensif di sirkuit hingga temperatur lingkungan yang sangat tinggi.
Suara khas mesin V8 semakin diperkuat melalui sistem knalpot performa tinggi yang dikembangkan khusus dengan kapasitas aliran lebih besar dan karakter suara emosional. Bagian cold-end dikembangkan bersama Akrapovič, sementara penggunaan material titanium turut membantu mengurangi bobot kendaraan.
Dari All-Wheel Drive menjadi Rear-Wheel Drive: Tenaga Disalurkan Sepenuhnya ke Roda Belakang 
Salah satu perubahan terbesar terdapat pada sistem penggerak. Sistem AMG Performance 4MATIC+ pada kendaraan basis telah dihilangkan sepenuhnya, sehingga CLE 646 Spezialanfertigung hanya menyalurkan tenaga ke roda belakang. Perubahan menjadi sistem rear-wheel drive ini tidak hanya mengurangi bobot, tetapi juga mengubah karakter berkendara kendaraan secara fundamental. Sistem ini meningkatkan traksi, stabilitas berkendara, dan keseluruhan dinamika kendaraan. Dalam kondisi tertentu, sistem ini juga memungkinkan pengemudi melakukan drifting secara terkontrol.

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!