Pasang Watermark di Hasil karya orang lain, tanpa konfirmasi dulu itu..sah gak sih??

Dunia maya memang sudah zamanya, semua informasi begitu cepat menyebar. Sekali UpLoad sesuatu, dengan cepatnya bisa dibaca oleh ratusan orang atau bahkan ribuan orang dan mungkin juga jutaan orang dalam hitungan menit saja. Apalagi kalau ngomongin blogger, segala sesuatunya bisa saja cepat menyebar. Nah…kali ini PB ada sedikit sesuatu pertanyaan yang mengganjal, namun coba share di Group WhatsApp belum mendapatkan jawaban yang gamblang dan pasti. Yaitu tentang “Pasang Watermark di Hasil karya orang lain, tanpa konfirmasi dulu itu..sah gak sih??” belakangan ini kan banyak banget photo-photo spyshoot produk ATPM yang baru-baru, akan nongol di penghujung awal tahun 2015. Contoh saja dibawah ini (hanyaΒ contoh, asal comot juga :mrgreen: )

Mohon maaf ya, buat yang punya watermark. Pinjem Photonya, heheheh πŸ˜† .

Mohon maaf sebelumnya, para suhu master!! Yang punya kontent blog diatas, PB comot gitu aja. Nah contoh photo diatas adalah, satu sumber dengan berbagai watermark. Meskipun watermark aslinya(nyempil dibawah kiri)masih dipertahankan, namun dipasangi watermark yang lebih besar di dalam photo hasil karya orang lain. Itulah yang jadi pertanyaan PB, kalau di dunia blogoshpere itu sah-sah sajakah?? Mengingat kalau di dunia fotografi, watermark semacam ini sangat penting untuk menentukan itu hasil karya siapa.

Sudah coba tanya kawan-kawan diGroup WhatsApp, tapi jawabanya masih ambigu πŸ™ .

Ke-galauan PB coba dilempar keGroup WhatsApp, tapi masih belum mendapatkan jawaban yang 100% sah atau tidak(a.k.a. masih ambigu). So makanya PB buat artikel santai semacam ini, siapa tahu ada yang master suhu lebih paham dengan pertanyaan PB bisa kasih pencerahan, kan lumayan juga bisa mencerahkan bersama. Khsusnya blogger NewBie semacam PB, hehhee…Terimakasih, semoga mendapat jawaban yang pasti πŸ˜€

90 Komentar

  1. klo sah atau gak sah, ya nggak sah sebenernya, bahkan secara etika, watermark aslinya harus tetap ada, bukan nambahin watermark lagi,. bloggernya pada kebelinger, malah yang snapshoot milik siapa malah dikasih watermark sendiri, lha….ndableg kui xixixixi

  2. sah, dengan catatan watermark asli/sumber tetap dicantumkan. kalau pun di gambar sumbernya tidak ada watermarknya dan kita edit menjadi watermark kita harus ditambahi “pict from (sumber) edited by (pembuat watermark)” mungkin memang agak panjang tapi itu wajib dilakukan. aku yo pernah nyomot gambar dari bloge mas tarom dan tidak ada watermarknya tapi tak kasih watermark sendiri seperti yang diatas

  3. kalau saya sih kalau udah ada yg mendeklarasikan tanda kepemilikan ya ogah utak atik … comot ya comot aja dikasih tambahan referensi pict from Xx

    di kasih gambar sama orang pun kalu bukan secra eksklusif ya sa ya sungkan kasih watermark , lha wong nanti juga disebar ke orang lain trus di watermark lagi

    kalau hasil jepretan saya sendiri trus saya kasih watermark itu baru hak saya πŸ™‚

  4. Lha gambarnya sudah didaftarkan hak paten pa belom? Kalo belum ya sah sah saja.
    Dulu waktu masih ngeblog saya gak pernah kasih tanda difoto hasil jepretan saya sendiri, karena prinsip saya (sekali lagi ini prinsip saya pribadi) kalo saya sudah upload suatu file di media umum, berarti saya sudah melepaskan kepemilikan file tersebut, alias menjadi milik umum. Kalo masih ingin jadi milik saya pribadi ya nggak saya upload

  5. gak sah klo diakuin/ watermark punya sendiri, tapi klo watermark, misal ambil foto kosongan dr mas PB, trus waktu pasang dikasih watermark, misal: “Photo by mas PB”, itu baru sah… cmiiw…
    bener seperti temen2 diatas, meskipun hanya sebuah foto, kadang untuk mendapatkannya perlu perjuangan loh, nahan malu, rela berkorban, dll. kecuali bila sang empunya foto sudah tersurat menampilkan foto kosongan dgn maksud bebas diambil dan diakui siapa saja, itu lain cerita…. cmiiw..

  6. Nggak boleh, mau bagaimanapun harus tetap izin, pakai atau tanpa watermark pun kalau mau nyomot haruis tetap minta izin kalau mau ambil gambar sebenarnya. Apalagi kalau buat komersial.

    Atau kalau misalkan mau ambil tanpa izin, minimal tidak mengedit gambar, sebutkan sumber dan berikan link ke sumber asli. udah itu aja sih…. karena beberapa foto ada yang diambil dengan usaha keras loh. Kaya dulu AutonetMagz pernah beli foto dari orang dalem, terus website gede ada yang hapus watermarknya dan nggak ngasih sumber,,,, saktinya tuh disini…

  7. kalo foto hasil ngejepret sendiri ya saya kasih, kalo ngambil dari internet saya biarin apa adanya, paling dikasih tau sumbernya darimana, kalo bingung sumber aslinya saya tulis gambar dari mbah gugel πŸ™‚

  8. kalo aku sih, mending nggak usah nambah watermark lain.. kan milik orang.. toh kalo nyomot juga tetep mending nggak nambah watermark walau sebelumnya nggak ada.. pun kalo misalnya edit, masih bisa lah dikasih note “edited by: xxx”, tapi tulisan tsb selayaknya tidak lebih besar dari watermark aslinya agar tidak menghilangkan identitas asal foto tsb.. itu menurutku sih mas.. πŸ™‚

  9. Tidaaakkk saaahh……. πŸ˜†
    Bagaimanapun alasannya kalo foto orang lebih baik jangan dikasih WM atau sampai diedit. Biarkan apa adanya dan sertakan sumbernya dari mana. Itulah etika ngeblog yang selama ini sudah hilang, jangan karena ingin memperoleh hits yang tinggi jadi mengabaikan etika ngeblog itu sendiri. Maap hanya curahan hati seorang newbie :mrgreen:

  10. boleh. ini ga ada aturan tertulisnya mas pb. kek motogp, dorna melarang tmcblog memberi foto yang ada watermark mtogp.com ditindih tmcblog.com; harus dihapus dulu motogp.com nya baru ditindih watermark tmcblog.com.

    makanya watermark motogp.com selalu di bawah πŸ˜‰

    nah! pada dasarnya ga ada larangan. ini cuman soal etika πŸ˜‰

    kalo foto asli tanpa watermark memang dicomot dari blog atau website orang terus diberi dengan sebuah watermark milik kita, ini jelas ga etis.

    masih dengan foto yang sama. namun dapatnya dari orang lain, ga langsung, itu rapopo.

    makanya bagi siapa pun itu sadar kok mas pb bahwa foto tanpa watermark beresiko diakuisisi orang lain. jika sengaja ga diberikan berarti memang pemilik foto memperbolehkan fotonya diakuisisi. πŸ™‚

    tapi saya yakin blog papan atas biasanya menjaga etukanya. itu foto sama karena datang dari orang lain, yang masuk ke email.

1 Trackback / Pingback

  1. Se Berapa Penting Memberi Watermark Pada Hasil Karya Sendiri ?? | ridertasik.com

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!