Potret Bikers

All about automotive, photography, gadgets, culinary, & Travel

Pakai Safety Gear, JANGAN di ukur dari kendaraan yang dipakai,Bray!!

Sekedar obrolan ringan, namun ternyata membuka sesuatu yang notabene lebih dari hal penting saat berkendara. Namanya keselamatan adalah number one, Jangan sepelekan hal sekecil apapun dalam berkendara. Karena saat berkendara itu macam-macam hal bisa saja terjadi begitu saja, terkadang kita sudah sesuai dengan aturan berkendara yang benar. Namun ada pengendara lain yang tidak mengerti aturan berkendara, bisa saja justru membahayakan pengendara lain pula. So ada lebih baiknya kita selalu siap “Safety Gear” dengan baik, jangan mengukur safety gear dari jenis kendaraan yang kita pakai (contoh screenshoot dibawah ini) πŸ™

Safety Bikers

Ada yang jawab : “Pake jaket iki kudu naik Ducati Monster” (Pakai Jaket ini harus naik Ducati monter), Wee…Masih ada yang gagal paham rupanya jika sebuah piranti keselamatan harus di ukur dari kendaraan yang kita pakai πŸ™„ . Ternyata hal demikian memang masih sering terjadi di kalangan masyarakat umum (Seperti Artikel disini). Nggak bray, apapun jenis motor dan kendaraan apapun yang kamu pakai tetap saja “Safety Gear” adalah yang terpenting. SAFETY FIRST!!

Minimal kaya diatas #Sayang sebatas Narsis, Sarung tangan+helm pas dilepas πŸ˜€ .

Apalagi notabene Touring atau perjalanan jauh, jangan sekali-kali mangabaikan piranti keselamatan. Karena dalam perjalanan jauh, dan touring itu hal yang tidak di duga dalam perjalanan akan semakin rawan sekali. So ada baiknya jika selalu menggunakan piranti dibawah ini :

  • Helm Full Face (kalau terpaksa nggak ada ya boleh Half Face) yang tentunya minimal sudah SNI. Jangan berfikiran jika naik motor matic/bebek cukup pakai helm seadanya. Bahaya mengintai tidak memandang jenis kendaraanmu,bray!! (abaikan orang bilang apa)
  • Jaket minimal sudah windproof, syukur-syukur sudah ada soft protectornya didalam jaket. Apalagi kalau di dukung dengan waterproof, itu akan lebih mantab!! Sayang Jaket yang full protector-windproof-waterproof, biasanya memang harganya jauh dari kantong πŸ™
  • Sarung tangan/HandGlove minimal memiliki bahan yang kuat (jangan sarung tangan anti panas matahari, yang biasanya dipakai pengibar bendera) πŸ˜† . Dalam pemilihan sarung tangan usahakan harus press sesuai ukuran tangan, jika tidak nyaman untuk menggenggam stang & meraih tuas rem, jangan dipilih. Ada lebih baiknya selalu memilih yang ada protectornya, akan semakin jauh lebih safety. Serta yang full ya, jangan yang half πŸ˜‰
  • Sepatu, Jangan sekali-kali jika berkendara jauh (touring) menggunakan sepatu santai, yang biasanya dipakai untuk jalan-jalan diMall. Sepatu yang ideal untuk Bikers, adalah sepatu yang minimal menutupi mata kaki dan tidak ber-hak tinggi(higheels). Syukur-syukur jika memang sudah punya, suka dengan sepatu khusus Bikers. Yang tentunya ada beberapa pengaman di beberapa titiknya πŸ˜‰ (contoh ideal::klik::).
  • Celana Panjang, gunakan celana panjang minimal berbahan levis/jins. Ada lebih baiknya lagi jika menggunakan celana khusus riding, yang di dalamnya ada soft protecktornya. Serta ada busa dibagian pant** biar tidak panas jika riding jarak jauh, memang harganya sekitaran 500’an sich πŸ˜†

(Piranti Wajib yang dipakai dalam konteks Minimalis)

  • Knee Protector, Untuk melindungi lutut dari benturan. Sebetulanya ini juga wajib banget buat para Bikers yang kesehariannya suka melakukan perjalanan panjang/jauh. Tidak hanya dalam waktu touring saja, harusnya digunakan juga jika sedang berkendara sendirian jauh dalam konteks misal mudik,dsb.
  • Elbow Protector, Pelindung siku ini tak kalah pentingnya dengan pelindung lutut. Namun biasanya jika pada jaket-jaket khusus Bikers sudah include di dalamnya. Meskipun biasanya hanya soft protector saja, namun sudah cukup untuk mengurangi benturan.
  • Body Protector(seperti contoh diatas, foto dalam obrolan), Ini jauh lebih penting sebetulnya. Yang intinya melindungi seluruh badan(pusar keatas), mulai melindungi tulang punggung, siku, tulang dada/rusuk, tulang lengan, tulang pundak,dsb. Namun belum melindungi tulang leher.
  • Neck Protector, Pelindung lehar ini biasanya lebih sering dipakai dalam kalangan pecinta dirt bike, atau biasa disebut suka dengan maian motor trail. Untuk pengedara aspal, atau pecinta touring jalanan. Sepertinya ini masih jarang dipakai, atau di perhatikan. Padahal juga sangat penting sekali ini πŸ™„ , hanya soal kebiasa’an saja jika nggak mau ribet kali ya?? πŸ™

(Perfectly Safety Gear)

Itulah beberapa masukan soal safety gear, jika ada yang menjawab “Nyawa adalah urusan Tuhan“. Ya biarlah Tuhan yang menentukanya, bukanya kita sebagai manusia tetap harus “ELING LAN WASPODO” artinya “Tetap Ingat Tuhan dan Selalu Waspada terhadap apapun“. Sedia payung sebelum hujan, sedia protector sebelum benturan. Gitu saja simplenya, Thanks πŸ˜€

Pencarian Terkait:

20 Comments

Add a Comment
    1. Loch yaaa, kalau itu dilubangi??? #mada ada safetynya πŸ˜›

      1. Pengalaman tenan.. πŸ˜€

        1. wakakak, ada yang nggak suka pakai itu soale om πŸ˜†

          1. Lha..tambah ketahuan nek wis pengalaman puol.. :mrgreen:

            1. Saya hanya bilang realita,om…#echhh πŸ˜†

              1. Ooo..ngunu.. aku malah ra ngerti.. πŸ˜‰

              2. Hahaha…pura-pura saja dirimu,om πŸ˜‰

              3. Xixixiii… πŸ˜‰

              4. Hahaha..ini tadi artikelnya apa , komen nya apa.. :mrgreen:

              5. Biasa om…kita kan begitu, sudah terbiasa miss focus πŸ˜†

  1. Belum pernah pakai full protector seperti di atas, tapi minimal pakai jaket yg ada protector lengan, bahu, dada. Sarung tangan yg ada protectornya, celana riding komplit dg protector lutut hingga tulang kering, paha samping, pakai juga sepatu boot riding dg full protector.

    1. Nah itu bagus juga om, namun jaket yang begituan mahal daripada full protector diatas yg cuma Rp.265.000,-an rebu.

      Apalagi celana ada protectornya, hemss…diatas 500’an rebu πŸ™

  2. harian : suave, sarung tangan, helm snail supermoto, sepatu safety bangunan, knee protector, dan celana biasa (tipis hihihi). Karena terus terang tidak suka jeans (jeans hanya tuk pulang kampung).

    pulang kampung : bedanya ghanya di jaket exploride/kamerad dan celana pakai jeans.

    Mo celana riding komplit, ga ada yang cocok. kebesaran/ kepanjangan semua. huhuhuhu

    1. Woch…kebiasaan yang suip juga itu

      #kalau mau beli celana asli riding, masih berat di Dompet.. πŸ™

    1. Nah cocok…apapun motornya πŸ˜‰

    1. Siapp…itu paling utama πŸ˜‰

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!

Potret Bikers © 2017 Frontier Theme
%d bloggers like this: