Mudik Asik dengan Benelli Patagonian Eagle – Motobi 250, Nyamanya Kebangetan..!!

Surabaya – Alhamdulillah bisa dibilang lebaran Idul Fitri 1437H telah dilalui, kini tinggal menceritakan pengalaman serunya yang terjadi pada lebaran tahun ini.  Apalagi PB mendapatkan kesempatan yang cukup special juga pada lebaran kali ini, pasalnya bisa mudik dengan unit test ride Benelli Patagonian Eagle Motobi 250 dari PT. Benelli Perkasa Motor – Surabaya. Memang sedari awal PB suka banget dengan motor jenis Cruiser, karena memang memanjakan pengendaranya. Jadi pastilah kesan pertama nyamanya kebangetan, so apa saja yang menjadi kelebihan dari Benelli Patagonian Eagle Motobi 250 ini?? Yuks, simaks dibawah ini 😉


Sebelumnya PB memang sudah sempat mencicipi sedikit sekali, namun kala itu belum begitu puas. Karena waktu itu hanya untuk test diatas dynotest (KLIK DISINI), jadi belum bisa test ride dengan jarak jauh. Barulah lebaran kali ini PB mendapatkan kesempatan yang luar biasa, karena banyak pengalaman terjadi selama dijalanan. Apa saja yang dirasakan PB dengan Benelli Patagonian Eagle – Motobi 250 ini dengan menempuh jarak ±320km (SUB-Blitar PP), sebagai berikut :

  1. Nilai prestige sangat menjadi nilai lebih tentunya, karena sepanjang perjalanan pastinya menjadi pusat perhatian dari pengendara lain. Baik pengendara mobil ataupun motor juga, pasalnya jika menggunakan Benelli Patagonian Eagle – Motobi 250 ini memang jarang dijumpai di jalanan pada umumnya.
  2. Sound Mufflernya, yang memang mirip dengan suara motor 4cylinder khas motor Benelli Patagonian Eagle – Motobi 250 menjadikan pusat perhatian. Karena semua orang pasti sudah kenal dengan suara khas Motor Cruiser asal Negeri Paman Sam, namun kalau di Benelli Patagonian Eagle – Motobi 250 mengeluarkan suara yang berbeda namun tak kalah garang katanya pengendara lain ketika di Lampu Merah Malang.
  3. Posisi Ridingnya, Posisi ridingnya sudah pasti nyaman dengan posisi yang memang duduknya sangat santai sambil memegang stang stir lebar. Sudah menjadi khas motor Cruiser jika riding stylenya memang sangat nyaman, apalagi cocok banget buat PB yang sebelumnya memang sudah cinta dengan motor Cruiser. Posisi kaki untuk menginjak rem maupun mengoper persneling juga sangat mudah dijangkau dengan tinggi badan PB yang hanya 168cm, tidak ada kesan kesulitan atau kedodoran. Memang cocok sekali jika Benelli Patagonian Eagle – Motobi 250 dinobatkan untuk motor penjelajah jarak jauh, karena PB menggunakan dengan jarak ±160km tidak ada kesan capek sama sekali (tanpa berhenti, kecuali di Lampu Merah).
  4. Bobot Benelli Patagonian Eagle – Motobi 250, sangat terasa ringan sekali ketika diajak meliak-liuk dijalanan. Ketika kaki turun untuk manapak tanah, juga tidak kesulitan atau merasa berat. Mekipun memiliki berat kosong 145kg, tidak ada istilah merepotkan postur tubuh PB yang bisa dibilang tidak terlalu jangkung atau bongsor.
  5. Engine 250cc, 4 stroke – 2 cylinder – 2 valve cukup ringan mantab akselerasinya dan nafasnya juga panjang sekali. Jadi Gigi 1-2 bisa diajak lari diangka ±60-70kpj, gigi 3-4 bisa diajak lari ± 80-100kpj. Yang cukup menggiurkan ketika diajak melewati jalanan menanjak bisa menggunakan gigi 3 tanpa kedodoran, memang sich tanjakan tidak terlalu ekstreem. Cuma kalau motor biasa sekelasnya pasti memaksa untuk pindah gigi 2, atau mungkin malah memaksa pindah gigi 1. Cukup memuaskan sekali untuk engine 250ccnya, powernya keluar terus bagaikan tak ada limiter 😆 .
  6. Kekuranganya, jok belakang (boncenger) menurut asistent PB yang memiliki postur tubuh memang agak bongsor, menurut penuturanya masih kurang nyaman. Atau bisa dibilang terlalu sempit, apalagi yang PB pakai kemarin unit test ridenya tidak ada sandaran belakangnya. Jadi ketika melewati jalanan yang begelombang, serasa mau lepas saja dari jok. Mungkin jika ada sandaranya belakang, mungkin akan berbeda ceritaanya 😉 ** Kalau jok depan (pengemudi) sangat-sangat nyaman, karena konturnya yang lebar dan empuk 😉
Keponakan sampai kepincut pingin narsis dengan Benelli Patagonian Eagle – Motobi 250 😆 .

Over All, cukup recomended sekali untuk motor cruiser seharga Rp.36.000.000,-/OTR Surabaya ini. Sangat jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan motor cruiser versi murah pendahulu yang masuk ke Indonesia lebih awal, ini lebih worthed. Bagi pecinta motor Cruiser di Indonesia, yang kebetulan isi kantongnya masih cekak (mirip PB) wajib sekali untuk melirik Benelli Patagonian Eagle – Motobi 250 ini. Untuk yang ada kuota internetnya sisa, silahkan bufer video dibawah ini. Semoga bisa menginspirasi, Thanks 😉

52 Komentar

  1. kang, maksud pernyataan ini apa ya kang?
    “Sangat jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan motor cruiser versi murah pendahulu yang masuk ke Indonesia lebih awal, ini lebih worthed.” kan ada 2 tuh pendahulunya yg model hampir davidson, satu kaisar ruby, satu lagi jetwin regal raptor…keunggulannya dari sisi apa ya kang? mohon pencerahan, krn ane malah seneng bgt dgn tipe ruby atau regal raptor yg model johny pag.

    hatur nuhun juragan….

  2. saya sebetulnya ngebet pengin neh motor model gini
    tapi masih ragu dengan kualitas mesinnya…
    gimana mas Bro…bisa kasih refernsi???

    • Soal mesin ndak ada masalah, waktu saya pakai sejauh & durasi demikian lama. Misal kalau panas power drop atau apa, nggak ada..aman-aman saja 😉

  3. Ane sudah pinang tgl 4 juli kemarin , komentarnya sama dengan Broo PB , sedikit polesan design spakboard ” slebor”belakang panjang kebawah sampai sumbu roda akan menambah good looking.

  4. Saya dah nawaitu bgt bro, cuman saya bingung kalo ( kali aja ) ada masalah di mesin or saya mau service.
    Soalnya daerah saya ( jateng ) blm ada bengkel benelli.
    Rekomendasinya gimana om?
    Biar saya yakin..teteg
    matursuwun

      • Sy bln lalu br ambil. Suara std. Mesin biasa. Rem dpn blkg sgt mengecewakan. Benelli ini bukan sanex tp keeway. Klo di amerika selatan pk nama zanella. Di majalah luar negeri pun tidak ada listnya. Coba di googling spy tau lbh mendalam

        • siapa ya? rem tromol belakang emang ga pakem. mesin cuman gasampe 20HP emang biasa. suara std? ya masing2 sih. tp kalo mikir sebelum beli, emang itu yg agan dapetin. tapi agan jg harus tau, emang genre motor ini classic yg ditonjolkan, bukan ngedepanin features. kalo mau yg bagus menurut agan, coba pabrikan mopang, atau tempat diler abang kerja *EH

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!