Beralih ke kelas Supersport 600 (SS600), Herjun Atna Firdaus melanjutkan tren positifnya. Memulai balapan dari P7, Herjun dengan cerdik mengatur ritme dan perlahan merangsek ke barisan depan, terus menempel ketat persaingan podium hingga lap-lap akhir. Ia sukses mengamankan posisi keempat dengan total waktu 20β06.743. Tambahan poin ini semakin memperkuat posisinya di kejuaraan, di mana ia menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan 38 poin.

Rekan setimnya, Fadillah Arbi Aditama, harus melewati Race 1 yang cukup berat menyusul insiden di sesi kualifikasi yang berdampak pada kondisi fisiknya. Start dari posisi kesembilan, Arbi fokus untuk menyelesaikan balapan, mengumpulkan data penting, sekaligus terus beradaptasi dengan karakter pacuan 600cc miliknya. Di tengah tantangan tersebut, Arbi mampu tampil konsisten dan finis di posisi ketujuh (20β15.756). Ia membawa pulang poin berharga dan kini berada di posisi ketujuh klasemen dengan 30 poin.
Di kelas premier Asia Superbike 1000 (ASB1000), Mohammad Adenanta Putra terus mematangkan adaptasinya di kelas yang sangat kompetitif ini di atas CBR1000RR-R. Start dari grid kedelapan, Adenanta menjaga ritme balapnya secara konsisten sepanjang 15 putaran untuk finis di posisi kesembilan dengan waktu 24β24.993. Hasil ini memberinya pengalaman berharga sekaligus mengamankan posisinya di peringkat keenam klasemen kejuaraan dengan 25 poin.
Berbekal raihan podium, panen poin di semua kelas, serta progres positif dari seluruh pebalapnya, Astra Honda Racing Team menatap Race 2 di Buriram dengan rasa percaya diri tinggi untuk kembali bertarung di barisan depan. Thanks π






