Potret Bikers

All about automotive, photography, gadgets, culinary, & Travel

Tips jitu hemat BBM motor matic, dikala harga BBM sedang naik daun..!!

Kali ini PB mau berbagi tips untuk menghemat BBM, lebih tepatnya begitu sebutan trendnya. Meskipun kenaikan BBM hanya kaget di awal-awal saja, nantinya kalau sudah di angka 3bulanan,dst. Shock terapy dari efek kenaikan BBM biasanya sudah mulai memudar, nah namun dengan keadaan ini PB mau berbagi tips sedikit saja. Tips ini sebetulnya dari kawan PB yaitu cak Pandora, beliaunya kirim info jika di tabloid Oto+ sedang mengadakan riset soal roller di matic, agar lebih irit di konsumsi BBM motor matic. Simak ulasanya dibawah ini, jika kurang jelas…(Wajib beli tabloidnya Oto+, edisi 24/XII, 1-7 Desember 2014).

Sumber : tabloidnya Oto+, edisi 24/XII, 1-7 Desember 2014

Dalam artikel tabloid Oto+ diatas(photo terlampir), motor yang digunakan ada Yamaha Xeon RC yang sudah tercatat pernah menempuh jarak Β±14000km. Kebetulan roller standartnya dari pabrikan adalah 10gr, yang memang merupakan bawa’an lahir Yamah Xeon RC. Yang digunakan test adalah suasana jalanan kota Surabaya, yang bisa kawan bayangkan bagaimana tentunya padatnya LaLin. Dengan menggunakan metode isi BBM memakai gelas ukur, yang jara tempuh dicatat dengan ordometer bawa’an pabrik juga.

Test pertama menggunakan roller bawaan pabrik 10gr, justru hanya mendapatkan konsumsi BBM 32km/liter. Lalu dengan mengetes metode kedua, yaitu menjejalkan roller kedalam Yamaha Xeon RC dengan berat 5gr. Namun kenaikan iritnya malah kurang signifikan, hanya selisih 4km saja dari standartnya. Yaitu didapatkannya konsumsi BBM 36km/liter saja, jadi terlalu ringan juga tidak bisa menjamin irit BBM. Kudu musti perhitungan yang pas, barulah menggunakan roller yang memili berat 8gr(dengan merk sama yang 5gr). Konsumsi BBM yang di dapatkan justru malah paling irit, yaitu 45km/liter.

Kesimpulannya yaitu boleh dicoba, lebih ringan 2gr dari roller bawa’an motor bisa menjadikan lebih irit konsumsi bahan bakar. Serta mampu memberikan tarikan yang lebih reponsif, dan tentu saja ringan dalam mengail speed. Mau mencobakah kawan?? Terimakasih…semoga bisa menginformasi πŸ˜‰

26 Comments

Add a Comment
  1. disimpen aja… ganti sepedaan…

    1. Hahahham jossss wes πŸ˜‰

  2. terapin di mio soul mu lek…

    1. siappp, next time rencana akan begitu πŸ˜‰

  3. Mio ku nanti tak coba

    ========

    Berharap Motor V-twin Buatan AHM Sama Persis dengan VTR250 http://klxadventure.com/2014/12/04/berharap-motor-v-twin-buatan-ahm-sama-persis-dengan-vtr250/

    1. Sieppp….ditunggu reviewnya πŸ˜‰

  4. woh kok isooo

    =======================
    Review Suzuki Address by Ototrend, plus hasil dyno.. Bagi yang penasaran sama Address? Hehe

    http://jackalride.wordpress.com/2014/12/04/review-suzuki-address-by-ototrend-skutik-touring-paling-ergonomis/

    1. lah kui iso,lik…. πŸ˜†

    1. loch….terus dituntun yo mas??? #Boros beras πŸ™

        1. sehat ning gampang luwe πŸ˜†

    1. iya begitullah,om…hehehhe πŸ˜‰

  5. ntar tak coba di x ride…

  6. motor ane roller standar nya 18 gram…sekarang pake roller 16 gram…..
    tp malah jd boros siknifikan….
    asumsi saya…krn tarikan lebih enteng makanya jd seneng buka gas lebar2

    1. wow…begitu yaa, berarti kembali lali ke atitude berkendara harus dijaga…heheheeh πŸ˜‰

  7. Kalo cs 1 ga pake roller tuh..

    Bagaimana jika Honda Vario 125 dibikin jadi motor sport?! http://wp.me/p14X5N-vg

  8. saya pakai nanocard bisa irit lumayan om, dari 40an ke 53an KM/L

    1. wich, mayan jauh juga πŸ˜‰

      1. Kalo berkenan review, unit card bisa sy siapkan om

        1. wach, tawaran yang menggiurkan nich… πŸ˜‰

  9. Ok om nanti klo ad waktu luang kontak balik, nanti kopdar.

Tinggalkan Komentarnya,kawan!!

Potret Bikers © 2017 Frontier Theme
%d blogger menyukai ini: